LMFAO - Party Rock Anthem


Get Free Music at www.divine-music.info


Rabu, 11 Januari 2012

Pertolongan Pertama Motor Mogok karena Banjir

Pertolongan Pertama Motor Mogok karena Banjir

img


Jakarta - Musim hujan telah tiba dan bagi warga Jakarta, siap-siaplah untuk menghadapi banjir yang melanda banyak titik di ibukota. Nah bila Anda para pengguna motor yang harus melewati banjir lalu motornya mogok, ini beberapa tips yang harus dilakukan agar motor kembali ngacir.

Ketika menghadapi banjir, banyak motor yang 'bertumbangan' dan harus menghadapi kenyataan motornya mogok. Ketika itu terjadi, jangan panik. Ada beberapa bagian motor yang harus Anda cek ketika itu terjadi sebagai pertolongan pertama.

Langkah pertama ketika motor mogok setelah menerjang banjir adalah tetap tenang dan cari tempat teduh atau tempat yang memungkinkan Anda leluasa memeriksa tunggangan Anda tersebut.

Setelah itu, keluarkan peralatan yang biasanya menjadi bawaan standar motor seperti obeng atau kunci busi.

Lalu periksalah busi motor Anda. Sebab biasanya bagian ini cenderung basah setelah menghadapi banjir. Keringkan busi dan ruang busi yang ada di mesin. Caranya tinggal tempatkan kain ke lubang ruang busi tadi dan gunakan kick starter beberapa kali untuk membiarkan dorongan dari mesin mendorong air keluar.

Periksa pula saringan udara motor Anda. Karena biasanya setelah terendam banjir, komponen ini akan basah yang bila dipaksakan akan membuat motor Anda 'berebet' ketika dinyalakan nanti.

Bila bagian dalam saringan udara yang biasanya berbentuk busa atau saringan terlihat basah, maka untuk sementara copot saja saringan udara tersebut. Baru setelah sampai di rumah saringan udara itu dikeringkan dan dipasang kembali.

Setting ulang pula komposisi settingan bensin dan angin yang ada di karburator. Gunakan obeng untuk melakukannya dan perhatikan bunyi dan reaksi mesin motor Anda untuk menemukan settingan yang tepat.

Coba nyalakan dan kembalilah beraktivitas. Tapi setelah sampai di kantor atau di rumah jangan lupa jemur dan angin-anginkan saringan udara tadi, setelah dirasa kering, pasang lagi seperti semula.

Dan tidak kalah penting, usahakan periksa oli motor Anda. Sebab biasanya ketika banjir terjadi, air bisa merembes ke ruang oli yang akan membuat oli tercampur dengan air. Ketika itu terjadi, warna oli biasanya berubah menjadi putih.

Jangan panik. Untuk langkah awal, kuras ruang oli motor Anda. Hal itu bisa Anda lakukan sendiri.

Caranya, siapkan wadah untuk oli yang sudah memutih itu. Keluarkan oli tersebut. Setelah itu, belilah 1 liter bensin dan tuangkan setengahnya ke ruang oli. Lalu gunakan kembali kick starter untuk memompa bensin ke saluran oli yang kemungkinan juga sudah dimasuki air. Hal itu berguna untuk mendorong air keluar dan berkumpul di ruang oli.

Setelah kick starter beberapa kali, keluarkan bensin tersebut dari ruang oli melalui lubang di bawah mesin, tempat oli biasa dikeluarkan ketika ganti oli. Kemudian lakukan hal yang sama dengan berbekal setengah liter bensin yang tadi tersisa.

Lalu setelah semua selesai dan bila memiliki kompresor, semprotlah ruang oli itu dengan angin. Setelah itu, masukkan oli baru ke ruang yang baru di bersihkan tadi. Dan motor Anda telah siap sedia.

Hal-hal tadi bisa dilakukan sendiri dan untuk pertolongan pertama setelah banjir. Setelah 2-3 hari, periksa kembali oli motor Anda, apakah memutih, bila iya, berarti masih ada air yang tersisa. Ganti kembali oli tadi.

Dan yang pasti, setelah semua itu, datanglah ke bengkel resmi untuk pendapat perawatan lebih lanjut.

Jajal Versi Murah dari Proton Exora, Cukup Nyaman Meski Paket Hemat


Jajal Versi Murah dari Proton Exora, Cukup Nyaman Meski Paket Hemat


Jakarta - Proton Edar Indonesia yang kini punya Proton Exora. Masih kemahalan untuk sebuah merek non-Jepang? Tenang, karena ada Exora Star. Varian ini boleh juga dilirik untuk mengajak keluarga anda jalan-jalan.

Dengan banderol harga hanya Rp 154 jutaan, tentu harga murah ini menjadi daya saing utama dari Exora Star. Namun, apakah kualitasnya diabaikan? Untuk menjawabnya, Otomotifnet.com coba memberikan ulasannya. Simak yaaa!

Dari desain luarnya, tidak ada perubahan dengan Exora varian manapun. Hanya saja, tidak ada spoiler belakang pada Exora Star, juga peleknya masih kaleng, tapi lumayan dipermanis dengan dop, sehingga gak jelek-jelek amat untuk menampang.

Masuk kedalam kabinnya, juga anda tidak bisa terlalu berharap banyak pada usungan fitur-fiturnya. Namun, dengan adanya Audio yang sudah ada pemutar CD dan Radio, lumayan lah. Selain itu, AC juga sudah double blower, sehingga kabin dingin sampai belakang.

Daya angkut tujuh penumpangnya pun menjanjikan semua keluarga anda bisa terangkut. Kualitas pelapis jok berlabur warna hitam cukup baik, sehingga tidak mengesankan sebuah mobil paket hemat.

Hanya, Proton Exora Star tidak ada cruise control, juga sistem keamanan yang tidak dilengkapi dengan airbags dan rem ABS dan EBD. Lagi-lagi, soal ini merupakan pilihan anda, yang disesuaikan dengan kantong kan?

Sekarang coba menyalakan mesin yang tetap sama, CamPro berkapasitas 1.6 liter DOHC, dengan usungan tenaga mencapai 125 Hp dan torsinya 150 Nm. Proton mempersilahkan anda untuk ngebut sampai 165 km/jam dengan Exora Star.

Namun, Exora Star hanya ditawarkan dengan transmisi manual 5 speed, yang terletak pada persis dibawah dashboard. Posisinya sebenarnya kurang ergonomis, bikin kagok pengemudi. Selain itu, perpindahan tuasnya pun kurang presisi.

Untuk akselarasi, Proton menmgklaim Exora Star bisa dikebut 0-100 km/jam dalam waktu 12 detik untuk versi transmisi manual ini. Namun, ketika dirasakan, perlu putaran mesin diatas 2.000 RPM untuk bisa mengajaknya berlari lebih ringan. Karena kalau kurang ancang-ancang, tenaga mobil seolah menghilang.

Handling pun relatif mudah dikendalikan, dan setingan suspensinya terbilang empuk untuk sebuah mobil keluarga. Meskipun, dengan empuknya suspensi, kalau ke empat ban kurang angin sedikit saja, bisa membuat mobil menjadi limbung ketika diajak bermanuver.

Tapi dengan keseluruhan tersebut, Proton Exora Star bisa unggul dalam dua hal, pertama dengan harga jualnya yang terjangkau. Dan kedua, tentu dengan bodi yang bongsor, menjadikan Exora Star punya ruang kabin yang luas. Pilihannya, terserah anda!

Spesifikasi teknis Proton Exora Star

Mesin                                          : CAMPRO CPS 4 CYLINDER, DOHC 16V
Kapasitas                                    : 1.600 CC
Transmisi                                    : Manual 5 Speed
Tenaga Maksimal                        : 125 Hp
Torsi Maksimal                            : 150 Nm
Kecepatan Maksimal                   : 165 km/jam
Akselarasi 0-100 km/jam            : 12 Detik
Harga Jual                                  : 154 Jutaan

Penyebab Busi cepat mati

Akibat Klep Bocor, Busi Cepat Mati

Salah satu unsur pemicu busi cepat mati adalah terjadi kebocoran di seputar bibir payung klep. Sehingga komposisi campuran bensin-udara di ruang bakar tak ideal, bahkan sebagian justru malah terbuang keluar.

Pada kondisi ini, akhirnya busi juga yang diserang. Sebab elektroda busi sulit memantik gas bakar. Jadinya busi basah melulu karena campuran bensin yang tidak terbakar itu.

Selain hilang tenaga, motor juga sulit hidup. Kalaupun hidup, karbu sulit diseting langsam lantaran ada gas bakar kembali tertekan ke arah moncong karbu diawal starter. Alhasil gas bakar mentah justru membasahi busi dan komponen sekitarnya.

Nah, untuk memaksimalkan kerja payung klep agar tidak bocor kompresi, komponen satu ini mesti disekir ulang. Atau istilahnya dibikin dudukan alur baru agar payung dan sitting klep enggak rembes waktu gas bakar dimampatkan.

Sekir ulang bisa dan baik dikerjakan sendiri pakai tangan. Supaya hasil kikisan pada payung klep dengan sitting klep alurnya jauh lebih rata. Buat sitting dan payung klep lama bisa langsung pakai pasta amril halus dan digosok selama 5 menit. Tapi, kalau keduanya baru, baiknya gunakan dulu amril kasar.

Daftar Plat Nopol Berdasarkan Kode Wilayah Indonesia

Daftar Plat Nopol Berdasarkan Kode Wilayah Indonesia

Setiap kendaraan bermotor di tanah air wajib memakai atribut kelengkapan kendaraan bermotor demi tertib lalu lintas, salah satunya adalah Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan plat nomor polisi. Plat nopol adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat. Plat nomor ini dibuat dari aluminium yang dicetak dengan cetakan tulisan 2 baris. Baris pertama menunjukkan kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf), sedangkan baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku. 
Warna plat nopol ditetapkan sebagai berikut : kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa : warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih. Kendaraan bermotor umum : warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam. Kendaraan bermotor milik pemerintah: warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih. Kendaraan bermotor korps diplomatik negara asing: warna dasar putih dengan tulisan berwarna hitam. Kendaraan bermotor staf operasional korps diplomatik negara asing: warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih dan terdiri dari lima angka dan kode angka negara dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian. Kendaraan bermotor untuk transportasi dealer (pengiriman dari perakitan ke dealer, atau dealer ke dealer): warna dasar putih dengan tulisan berwarna merah.

Berikut ini daftar plat nopol di Indonesia berdasarkan kode wilayah :
Tanda Kendaraan Bermotor A Untuk Daerah/Wilayah Banten
Tanda Kendaraan Bermotor B Untuk Daerah/Wilayah DKI Jakarta
Tanda Kendaraan Bermotor D Untuk Daerah/Wilayah Bandung
Tanda Kendaraan Bermotor E Untuk Daerah/Wilayah Cirebon
Tanda Kendaraan Bermotor F Untuk Daerah/Wilayah Bogor
Tanda Kendaraan Bermotor G Untuk Daerah/Wilayah Pekalongan
Tanda Kendaraan Bermotor H Untuk Daerah/Wilayah Semarang
Tanda Kendaraan Bermotor K Untuk Daerah/Wilayah Pati
Tanda Kendaraan Bermotor L Untuk Daerah/Wilayah Surabaya
Tanda Kendaraan Bermotor M Untuk Daerah/Wilayah Madura
Tanda Kendaraan Bermotor N Untuk Daerah/Wilayah Malang
Tanda Kendaraan Bermotor P Untuk Daerah/Wilayah Besuki
Tanda Kendaraan Bermotor R Untuk Daerah/Wilayah Banyumas
Tanda Kendaraan Bermotor S Untuk Daerah/Wilayah Bojonegoro .
Tanda Kendaraan Bermotor T Untuk Daerah/Wilayah Kerawang
Tanda Kendaraan Bermotor AA Untuk Daerah/Wilayah Kedu
Tanda Kendaraan Bermotor AB Untuk Daerah/Wilayah DI Yogyakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AD Untuk Daerah/Wilayah Surakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AE Untuk Daerah/Wilayah Madiun
Tanda Kendaraan Bermotor AG Untuk Daerah/Wilayah Kediri
Tanda Kendaraan Bermotor BA Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Barat
Tanda Kendaraan Bermotor BB Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Utara
Tanda Kendaraan Bermotor BD Untuk Daerah/Wilayah Bengkulu
Tanda Kendaraan Bermotor BE Untuk Daerah/Wilayah Lampung
Tanda Kendaraan Bermotor BG Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor BH Untuk Daerah/Wilayah Jambi
Tanda Kendaraan Bermotor BK Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Timur
Tanda Kendaraan Bermotor BL Untuk Daerah/Wilayah DI Aceh
Tanda Kendaraan Bermotor BM Untuk Daerah/Wilayah Riau
Tanda Kendaraan Bermotor BN Untuk Daerah/Wilayah Bangka
Tanda Kendaraan Bermotor CC Untuk Daerah/Wilayah Korps Konsul
Tanda Kendaraan Bermotor CD Untuk Daerah/Wilayah Korps Diplomatik
Tanda Kendaraan Bermotor DA Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DB Untuk Daerah/Wilayah Minahasa
Tanda Kendaraan Bermotor DD Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DE Untuk Daerah/Wilayah Maluku Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DG Untuk Daerah/Wilayah Maluku Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DH Untuk Daerah/Wilayah Maluku Timur
Tanda Kendaraan Bermotor DK Untuk Daerah/Wilayah Bali
Tanda Kendaraan Bermotor DL Untuk Daerah/Wilayah Sangihe/Talaud
Tanda Kendaraan Bermotor DM Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DN Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Tengah
Tanda Kendaraan Bermotor DR Untuk Daerah/Wilayah Lombok
Tanda Kendaraan Bermotor DS Untuk Daerah/Wilayah Papua
Tanda Kendaraan Bermotor EA Untuk Daerah/Wilayah Sumbawa
Tanda Kendaraan Bermotor EB Untuk Daerah/Wilayah Flores
Tanda Kendaraan Bermotor ED Untuk Daerah/Wilayah Sumba
Tanda Kendaraan Bermotor KB Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Barat
Tanda Kendaraan Bermotor KT Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Timur
Tanda Kendaraan Bermotor W Untuk Daerah/Wilayah Sidoarjo (Jatim)
Tanda Kendaraan Bermotor Z Untuk Daerah/Wilayah Sumedang (Jabar)

Semoga sepenggal info ini dapat berguna bagi Bro dan Sis. Keep safety riding and ride with care...

Pantau Kondisi dan Usia V-Belt CVT

Pantau Kondisi dan Usia V-Belt CVT

Kenali cirinya dari fisik maupun suaranya
Usia pakai pakai v-belt matic sekitar 15.000-25.000 kilometer. Jika lewat atau sering diabaikan, konsekuensinya sabuk penghubung puli primer dan sekunder di CVT (Continous Variable Transmition) rawan putus. Kebayang kan kalau terjadi di tengah jalan?

Namun komponen inti CVT ini enggak serta-merta putus tanpa ada gejala. Cuma sebelum putus, biasanya v-belt akan memberi tanda dalam bentuk suara selain fisik, sehingga pemilik skubek lebih waspada sebelumnya alami kendala di jalan.

“Jangan sampai v-belt putus mendadak. Hal ini kadang tidak pernah dipikirkan pemilik kendaraan jenis ini. Padahal kita bisa deteksi lebih awal dengan cara membaca ciri-cirinya,” papar Asep Gunawan, instruktur sekolah mekanik HMTC cabang Bandung.

Ciri-cirinya bila usia pakai berlebihan, ada beberapa hal menjadi penyebab putusnya v-belt. Semuanya bisa dideteksi kalau pemilik skubek merasa peduli pada motor dan dirinya.

Nah, bagian yang perlu dicermati diantaranya lihat bagian dalam atau bagian bergigi dari v-belt. Tanda-tanda mau putus biasanya banyak yang retak-retak pada saat v-belt ditekuk keluar.

Selain itu samping belt sudutnya terlihat lebih ramping, atau tajam ketimbang belt standar jika diukur pakai alat khusus ceker belt. Itu tanda belt sudah aus akibat gesekan dengan puly. Jika sudah aus dan mulur, akan timbul suara berisik di rumah CVT.

“Pengaruhnya, akselerasi awal biasanya jadi selip. Padahal gas diputar lebih dari ¼ putaran, tapi tenaga tidak sesuai putaran mesin,” imbuh pria bertugas di Jl. Cibaduyut Raya, Gg. Siti Mardiyah No. 6, Bandung.

Selain tanda fisik dan suara. Perjalanan panjang seharian juga memungkinkan v-belt cepat cepat putus. Misalnya, sekali jalan puluhan kilometer tanpa istirahat. Walau baru 10.000 km, v-belt bisa saja putus.

AsiaNusa Bicara Soal Definisi Mobil Nasional dan Mobil Rakitan

Polemik Mobil Nasional

AsiaNusa Bicara Soal Definisi Mobil Nasional dan Mobil Rakitan


Jakarta - Esemka terus menjadi perbincangan, yang bahkan makin hari makin terbuka. Sebagian mengatakan itu mobil nasional, sebagian lagi mengatakan itu hanya rakitan. Terlebih setelah hadirnya mobil yang mirip di China dan India.

Lalu apa sebenarnya mobil nasional itu? Ketua bidang Pemasaran dan Komunikasi Asosiasi Industri Otomotif Nusantara (Asia Nusa) Dewa Yuniardi, coba memberikan defininya.

"Mobil nasional adalah mobil yang rancangan hak kekayaan intelektual dan ownershipnya punya indonesia. Ini sebagai permulaan, diluar itu semua ya hanya rakitan," ujar Dewa.

Kategori mobnas berarti, lanjut Dewa, buatan industri yang prinsipalnya adalah investor dalam negeri. Gambarannya, Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, semua sudah ada beberapa mobdel yang dirakit di Indonesia. Kenapa itu tidak disebut mobil nasional?

"Karena prinsipalnya tetap di Jepang! Karena yang investasinya tetap mereka, bukan kita yang kebetulan punya pabrik Toyota atau pabrik Daihatsu," papar Dewa.

Jadi, nantinya, mau dibuat oleh siapapun dan dimanapun, selama kita sudah menjadi prinsipal dan pemegang merek, maka itu mobil nasional kita dan tidak akan bisa diakui oleh siapapun yang bukan pemegang mereknya.

Nah, seharusnya kita juga bergerak ke arah yang seperti itu. Menjadi prinsipal dan pemegang merek dari mobil-mobil nasional kita. Syarat pertamanya, tentu harus ada hak paten ataupun hak kekayaan intelektual atas produk tersebut.

"Jadi nantinya setelah dipasarkan tidak akan ada yang menggugat atau menuntut, karena misalnya lampu yang digunakan punya merek ini, atau handle pintunya dari merek itu, dan lain sebagainya. Dengan menjadi prinsipal, kita akan aman ketika bermain di pasar global nantinya," ujar Dewa.

Dan sekarang, kenapa mobil nasional tidak pernah bisa menjadi prinsipal? Karena industri mobil nasional (mobnas) terganjal oleh kebijakan dan masih menjadi anak tiri dalam struktur industri di Indonesia.

Kebijakan sektor otomotif di Indonesia masih mengacu pada agen tunggal pemegang merek (ATPM). Akibatnya, sektor otomotif nasional masih terbatas pada perakitan, belum mencapai tahap industri.

"Jadi sebenarnya, kebijakan yang berpihak kepada industri otomotif nasional yang diharapkan sebagai bentuk bantuan dari pemerintah. Bukan hanya melulu pembebasan pajak dan subsidi yang sifatnya meringankan, tapi malah membuat kita terlena dan manja!, atau malah di tegur sama WHO seperti kasus Timor," tegas Dewa.

Esemka Tak Niat Jiplak Mobil China

Polemik Mobil Nasional

Esemka Tak Niat Jiplak Mobil China

Jakarta – Polemik yang beredar mengenai kemiripan SUV Esemka Rajawali dengan beberapa mobil di China dan India turut ditanggapi oleh pihak Kiat Motor melalui staff nya Weni yang dihubungi Otomotifnet.com.

Menurutnya, desain yang sama pada Esemka bisa saja terjadi karena mobil tujuh penumpang ini mengambil sebagian komponen yang sudah ada di pasaran. “Meski mirip tapi kami sama sekali tak niat untuk menjiplak dari mobil lain,” ujar Weni.

Ia menjelaskan salah satu alasan aplikasi komponen dari luar untuk efisiensi biaya. “Karena untuk membuat cetakannya terbilang mahal. Lagi pula mobil ini baru dalam tahap prototype, sebagai pembelajaran siswa SMK dan bukan produk massal,” timpalnya.

Tengok saja lampu depannya yang mirip Honda CR-V dan lampu belakang dari Isuzu Panther. Bahkan siluet bodi dan interiornya mirip dengan Force One di India dan Foday di China.

“Tapi sasis, mesin dan bodi kami kerjakan sendiri di Kiat Motor,” jelasnya sembari mengatakan jika pengerjaan komponen tersebut dapat dilihat di Kiat Motor, Klaten.

Asisten Haji Sukiyat, pemilik Kiat Motor Klaten ini sendiri menyatakan jika nanti jika mulai memasuki tahap produksi massal, desain Esemka akan berubah. “Untuk memasuki produksi massal, kami masih menunggu izin dari pemerintah dan investor yang siap mendanai proyek ini,” sebutnya.

Sementara saat dikaitkan dengan gugatan hak kekayaan intelektual (HAKI) mengenai tampilannya yang mirip, Weni menyatakan jika mobil ini masih prototype. “Ini merupakan hasil pembelajaran dan tidak dijual massal,“ tutupnya.